Rabu, 06 Juni 2012

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BERBASIS KOMPUTER



A. PENGELOLAAN INFORMASI
Aktifitas dalam pengelolaan informasi meliputi :
  1. Memastikan bahwa data mentah yang diperlukan telah terkumpul.
  2. Memproses data mentah menjadi informasi yang berguna.
  3. Memastikan bahwa informasi yang diterima orang yang berhak dalam bentuk yang tepat pada saat yang tepat sehingga dapat dimanfaatkan dengan efektif.
  4. Membuang informasi yang tidak berguna dengan informasi yang mutakhir dan akurat.

Pentingnya pengelolaan informasi :
  • Kompleksitas kegiatan bisnis yang meningkat
-          Adanya pengaruh ekonomi internasional
-          Persaingan tingkat dunia
-          Kompleksitas teknologi yang meningkat
-          Batas waktu yang semakin singkat
-          Kendala-kendala sosial/lingkungan
  • Kemampuan komputer yang semakin baik.
Ciri-ciri kemampuan komputer :
-          Pengolahan cepat
-          Tingkat akurasi tinggi
-          Kapasitas penyimpanan besar
-          Efektif untuk tugas yang berulang-ulang
-          Otomatis
-          Dapat berfungsi hampir secara terus menerus
-          Teliti dalam mendeteksi situasi menyimpang
-          Dapat diperbaiki dan ditingkatkan

B. PEMAKAI & PENGELOLA  INFORMASI
Pemakai informasi secara umum adalah :
  1. Manajer
  2. Non manajer
  3. Orang dan organisasi di dalam lingkungan perusahaan
  4. Orang dan organisasi di luar lingkungan perusahaan
Pengelola informasi (spesialis informasi) adalah menggambarkan pegawai perusahaan yang bertanggungjawab penuh untuh mengembangkan dan memelihara sistem informasi berbasis komputer.
Spesialis informasi digolongkan menjadi lima macam :
1.  Analis sistem
     Adalah pakar dalam mendefinisikan masalah dan menyiapkan dokumentasi tertulis mengenai  cara komputer membantu pemecahan masalah.
2.  Pengelola database (DBA)
     Bekerja sama dengan pemakai dan analis sitem menciptakan basis data yang berisi data yang diperlukan untuk menghasilkan informasi bagi pemakai.
3.  Spesialis jaringan
      Adalah orang yang ahli dalam bidang komputer dan telekomunikasi, yang bekerja sama dengan analis sistem dan pemakai membentuk jaringan komunikasi data yang menyatukan berbagai sumber daya komputer yang tersebar.
4.  Programer
     Adalah orang yang berkerja dengan menggunakan dokumentasi yang disiapkan oleh analis sistem untuk membuat kode program dalam bahasa tertentu untuk memproses data masukan yang tersedia menjadi keluaran berupa informasi bagi para pemakai.
5.  Operator.
     Adalah orang yang mengoperasikan peralatan komputer berskala besar.

C. END USER COMPUTING (EUC)
EUC diartikan sebagai pengembangan seluruh atau sebagian CBIS oleh pemakai tingkat akhir. EUC berkembang akibat empat pengaruh :
  1. Meningkatnya pengetahuan tentang komputer
  2. Antrian pekerjaan pada unit jasa dan informasi
  3. Perangkat keras komputer yang murah
  4. Tersedianya perangkat lunak jadi.

Tingkat –tingkat kemampuan EUC :
§  Pemakai akhir tingkat menu ( menu level end users)
§  Pemakai akhir tingkat perintah ( comand level end user)
§  Pemakai akhir tingkat program (end user programmers)
§  Personil pendukung fungsional (fungtional support personnel)

Manfaat EUC :
  1. Menyeimbangkan kemampuan dan tantangan
  2. Mengurangi kesenjangan komunikasi
Resiko EUC :
  1. Sistem yang buruk sasarannya.
  2. Sistem yang buruk rancangannya dan dokumentasinya.
  3. Penggunaan sumber daya informasi yang tidak efisien
  4. Hilangnya integritas data
  5. Hilangnya keamanan
  6. Hilangnya pengendalian.

D. EVOLUSI SIM BERBASIS KOMPUTER
1.  Fokus awal pada data
     Selama paruh pertama abad 20, perusahaan pada umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajer. Pada fase ini penggunaan komputer hanya terbatas pada aplikasi akuntansi.
     Nama aplikasi akuntasnsi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik (EDP) kemudian berubah menjadi Data prosesing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) .
B. Fokus baru pada informasi
Tahun 1964 diperkenalkan satu generasi baru alat penghitung yang mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini segera diterima oleh perusahaan besar.
C. Fokus revisi pada pendukung keputusan.
     Sistem pendukung keputusan (Decision support system)
= sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer.
Manajer tsb. Berada di bagian manapun dalam organisasi pada tingkat manapun dan dalam area bisnis apapun. DSS dimaksudkan untuk mendukung kerja satu manajer secara khusus.



D. Fokus pada Komunikasi
Pada waktu DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation/OA) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik.
OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh, voice mail, e-mail, electronik calendaring, facsimile transmission.
E. Fokus potensial pada konsultasi
Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Mencapai SIM berbasis komputer.
Dalam beberapa hal, tiap subsistem CBIS menyerupai suatu organisme hidup, lahir, tumbuh menjadi matang, berfungsi akhirnya mati. Proses evolusi ini disebut siklus hidup sistem, dan terdiri dari tahap-tahap berikut :
  1. Perencanaan
  2. Analisis
  3. Rancangan
  4. Penerapan
  5. Penggunaan.

PRINSIP-PRINSIP SISTEM INFORMASI

A.    PENGERTIAN SIM
Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan sebagai sekumpulan subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama dan membentuk satu kesatuan, saling berinteraksi dan bekerjasama antara bagian satu dengan lainnya dengan cara-cara tertentu untuk melakukan fungsi pengolahan data menjadi informasi yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan di tataran manajerial untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

B.     SIKLUS HIDUP INFORMASI
Siklus hidup informasi menggambarkan arus informasi dalam suatu kegiatan organisasi.
Gambar siklus hidup informasi
C.     PRINSIP POKOK SIM
  1. Perangkat keras
  2. Perangkat lunak
    1. Perangkat lunak sistem umum & terapan umum
    2. Program aplikasi
  3. Data base
  4. Prosedur
  5. Petugas pengoperasian


D.    UNSUR PENTING AGAR SIM EFEKTIF
Agar SIM dalam suatu organisasi dapat beroperasi secara efektif, maka perlu diperhatikan tentang beberapa unsur penting berikut :
  1. Data yang dibutuhkan
  2. Kapan data dibutuhkan
  3. Siapa yang membutuhkan
  4. Dimana data dibutuhkan
  5. Dalam bentuk apa saja data dibutuhkan
  6. Prioritas yang diberikan dari bermacam data
  7. Prosedur / mekanisme yang digunakan untuk memproses data
  8. Bagaimana pengaturan umpan balik
  9. Mekanisme evaluasi yang digunakan

D. BENTUK ANATOMI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


Manajemen
(keputusan/kontrol)
 
 

Rencana Standar
(Analisis)
 

E.     JARINGAN KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Jaringan kerja SIM adalah terdiri atas :
  1. Perencanaan strategi dan pengendalian manajemen
  2. Fungsi operasional
  3. Unit fungsional




Hierarki pengendalian dalam jaringan kerja SIM dapat digambarkan sebagai berikut :
Pengendalian manajemen atas fungsi
 

Jaringan kerja SIM akan memberikan implikasi sebagai berikut :
1.      Sistem informasi didesain untuk menyediakan informasi bagi setiap unit fungsional
  2. Sistem informasi untuk unit fungsional yang saling berhubungan dapat dikelompokkan ke dalam suatu subsistem yang melayani kelompok fungsi itu (fungsi operasional)
  3.  Kaitan antar unit fungsional dapat disederhanakan dengan pemakaian kaitan informasi antar kelompok dan dengan jalan pemakaian file sebagai penyangga.
Pada kenyataanya pengelompokkan fungsi organisasi pada setiap organisasi tidak seragam. Namun demikian pada umumnya fungsi-fungsi dalam organisasi meliputi :
  1. Produksi, meliputi kegiatan produksi, produk keteknikan dan lain-lain.
  2. Pemasaran, meliputi riset pasar, periklanan, promosi, penjualan dll.
  3. Logistik, meliputi kegiatan pembelian, persediaan, distribusi dll
  4. Keuangan dan akuntansi, meliputi kegiatan pembelanjaan, akuntansi keuangan, akuntansi biaya, penganggaran dll.
  5. HRD, meliputi kegiatan pengembangan sumber daya manusia






E. ELEMEN OPERASIONAL SIM
Komponen fisik dan keluaran dalam SIM adalah melaksanakan fungsi pengolahan. Elemen-elemen operasional sebagai fungsi pengolahan pada  suatu SIM adalah terdiri atas :
1. Pengolahan data, meliputi :
            a. Pengolahan transaksi internal organisasi
            b. Pengolahan transaksi eksternal organisasi
            c. Penyajian transaksi meliputi :
§  Penyajian secara langsung
§  Penyajian berupa laporan
§  Mengkomunikasikan transaksi.


 




Gambar pengolahan transaksi sebagai elemen operasional SIM


2. Pemeliharaan file historis

Master File
 
 

Master file baru
 
Up date master file
 
Transaksi
 
Pengubahan master file
 

   Gambar : pemeliharaan file historis sebagai elemen operasional SIM

3. Pemorosesan laporan, meliputi :
    a. Laporan terjadwal
    b. Laporan tidak terjadwal (adhoc)
             Gambar pemrosesan laporan sebagai elemen operasional SIM

4. Pemrosesan permintaan, yaitu untuk memudahkan akses data dalam SIM
         Gambar pemrosesan permintaan sebagai elemen operasional SIM

5. Interaksi user mesin, yaitu berupa aplikasi sistem informasi
           Gambar interaksi user-machine sebagai elemen opersional SIM

PRINSIP-PRINSIP SISTEM INFORMASI

A.    PENGERTIAN SIM
Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan sebagai sekumpulan subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama dan membentuk satu kesatuan, saling berinteraksi dan bekerjasama antara bagian satu dengan lainnya dengan cara-cara tertentu untuk melakukan fungsi pengolahan data menjadi informasi yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan di tataran manajerial untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

B.     SIKLUS HIDUP INFORMASI
Siklus hidup informasi menggambarkan arus informasi dalam suatu kegiatan organisasi.
Gambar siklus hidup informasi
Add caption
C.     PRINSIP POKOK SIM
  1. Perangkat keras
  2. Perangkat lunak
    1. Perangkat lunak sistem umum & terapan umum
    2. Program aplikasi
  3. Data base
  4. Prosedur
  5. Petugas pengoperasian


D.    UNSUR PENTING AGAR SIM EFEKTIF
Agar SIM dalam suatu organisasi dapat beroperasi secara efektif, maka perlu diperhatikan tentang beberapa unsur penting berikut :
  1. Data yang dibutuhkan
  2. Kapan data dibutuhkan
  3. Siapa yang membutuhkan
  4. Dimana data dibutuhkan
  5. Dalam bentuk apa saja data dibutuhkan
  6. Prioritas yang diberikan dari bermacam data
  7. Prosedur / mekanisme yang digunakan untuk memproses data
  8. Bagaimana pengaturan umpan balik
  9. Mekanisme evaluasi yang digunakan

D. BENTUK ANATOMI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


Manajemen
(keputusan/kontrol)
 
 
Rencana Standar
(Analisis)
 

E.     JARINGAN KERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Jaringan kerja SIM adalah terdiri atas :
  1. Perencanaan strategi dan pengendalian manajemen
  2. Fungsi operasional
  3. Unit fungsional




Hierarki pengendalian dalam jaringan kerja SIM dapat digambarkan sebagai berikut :
Pengendalian manajemen atas fungsi
 

Jaringan kerja SIM akan memberikan implikasi sebagai berikut :
1.      Sistem informasi didesain untuk menyediakan informasi bagi setiap unit fungsional
  2. Sistem informasi untuk unit fungsional yang saling berhubungan dapat dikelompokkan ke dalam suatu subsistem yang melayani kelompok fungsi itu (fungsi operasional)
  3.  Kaitan antar unit fungsional dapat disederhanakan dengan pemakaian kaitan informasi antar kelompok dan dengan jalan pemakaian file sebagai penyangga.
Pada kenyataanya pengelompokkan fungsi organisasi pada setiap organisasi tidak seragam. Namun demikian pada umumnya fungsi-fungsi dalam organisasi meliputi :
  1. Produksi, meliputi kegiatan produksi, produk keteknikan dan lain-lain.
  2. Pemasaran, meliputi riset pasar, periklanan, promosi, penjualan dll.
  3. Logistik, meliputi kegiatan pembelian, persediaan, distribusi dll
  4. Keuangan dan akuntansi, meliputi kegiatan pembelanjaan, akuntansi keuangan, akuntansi biaya, penganggaran dll.
  5. HRD, meliputi kegiatan pengembangan sumber daya manusia






E. ELEMEN OPERASIONAL SIM
Komponen fisik dan keluaran dalam SIM adalah melaksanakan fungsi pengolahan. Elemen-elemen operasional sebagai fungsi pengolahan pada  suatu SIM adalah terdiri atas :
1. Pengolahan data, meliputi :
            a. Pengolahan transaksi internal organisasi
            b. Pengolahan transaksi eksternal organisasi
            c. Penyajian transaksi meliputi :
§  Penyajian secara langsung
§  Penyajian berupa laporan
§  Mengkomunikasikan transaksi.


 




Gambar pengolahan transaksi sebagai elemen operasional SIM


2. Pemeliharaan file historis

Master File
 
 
Master file baru
 
Up date master file
 
Transaksi
 
Pengubahan master file
 

   Gambar : pemeliharaan file historis sebagai elemen operasional SIM

3. Pemorosesan laporan, meliputi :
    a. Laporan terjadwal
    b. Laporan tidak terjadwal (adhoc)
             Gambar pemrosesan laporan sebagai elemen operasional SIM

4. Pemrosesan permintaan, yaitu untuk memudahkan akses data dalam SIM
         Gambar pemrosesan permintaan sebagai elemen operasional SIM

5. Interaksi user mesin, yaitu berupa aplikasi sistem informasi
           Gambar interaksi user-machine sebagai elemen opersional SIM